Cara Mengobati Prostat

Prostat adalah organ tubuh yang paling sering terkena penyakit pada pria beusia di atas 50 tahun. Satu proses patologis yang paling banyak ditemukan adalah hipertrofi prostat jinak (benign prostatic hypertrophy, BPH). Setidaknya 70% pria berusia 70 tahun mengalami BPH, 40 % diantaranya mengalami beberapa gejala obtruksi aliran keluar kandung kemih.

Sebelum menentukan cara mengatasi, perlu diketahui terlebih dahulu penyebabnya. Jika penyebabnya bukan infeksi, untuk meringankan gejalanya bisa dengan berendam di air hangat dalam posisi duduk, memijat prostat secara periodik, ejakulasi sesering mungkin, Untuk mengurangi gejala nyeri bisa menggunakan obat pereda nyeri (misalnya acetaminofen atau aspirin), obat pelunak fese dan banyak minum air putih.

Jika penyebabnya adalah infeksi bakteri, diberikan antibiotik selama 30-90 hari (misalnya trimethoprim-sulfamethoxazole). Jika pemberian antoibiotik kurang dari 30-90 hari, maka penyembuhannya hanya bersifat sementara dan dapat mengakibatkan infeksi menahun.

Sejak dahulu terapi BPH adalah reseksi pembedahan melalui prostatektomi transuretral (TURP) yang merupakan operasi tersering kedua yang dilakukan pada pria berusia lebih dari 65 tahun. Terapi medikamentosa difokuskan pada pengecilan ukuran prostat dengan menggunakan inhibitor 5α-reduktase dan pengobatan simtomatik terhadap gejala-gejala obstruksi dengan agen-agen α-adrenergik. Terapi yang terakhir cukup efektif karena sejumlah besar otot polos mengandung reseptor adrenergik pada BPH.

Posted in Pengobatan Prostat, Penyakit Prostat | Tagged , , , , | Leave a comment

Diagnosis Penyakit Prostat

Prostat yang merupakan kelenjar yang terletak di bawah kandung kemih yang berfungsi untuk memproduksi carian yang melindungi dan menyalurkan sperma. Penyakiit prostat yang umumnya dialami oleh pria yang berusia lanjut sekitar di atas usia 40 tahun atau sekitar 50-60 tahun. Sebagian besar mereka yang mengalami prostat berusia 50 tahun akibat pembesaran dan pembengkakan prostat akibat menurunnya fungsi hormon.

Pria yang mengalami penyakit prostat yang ditandai oleh ras nyeri yang mencengkram di sekitar anus, rasa ingin berkemih yang terlalu sering terjadi dan berulang-ulang dan keluarnya air kemih yang sedikit.

Untuk memastikan tingkat keparahan penyakit prostat yang dialami pria perlu dilakukan suatu diagnosis pada prostat dengan melakukan beberapa pemeriksaan seperti :

1. Perabaan melalui anus (digital rectal examination)

Dengan menggunakan lapisan sarung tangan, dokter akan memasukkan jarinya ke lubang anus untuk meraba bagian belakang tempat kelenjar prostat berada. Apabila dirasakan ada suatu pembesaran atau pengerasan akan dilakukan tes lebih lanjut untuk memastikan kelenjar prostat yang mengeras atau membengkak apakan salah satu penyakit pembengkakan prostat atau kanker prostat.

2. Melakukan tes darah

Setelah melakukan perabaan melalui anus, kemudian dilanjutkan dengan menggunakan sample darah atau tes darah yang diperlukan untuk mengukur antigen khusus prostat (PSA). PSA merupakan protein yang diproduksi oleh sel prostat normal maupun sel kanker. PSA akan semakin banyak diproduksi ketika usia seorang pria semakin tua. Meskipun PSA tidak secara spesifik, namun kandungan PSA tinggi dapat diperkirakan seorang terkena kanker prostat. Dengan tes darah ini dan diketahuinya kadar PSA akan membantu efektifitas terapi yang dijalankan oleh seorang penderita.

3. Tes PCA3

Adanya kadar PCA 3 juga perlu dilakukan mendapatkan hasil dan kesimpulan yang lebih akurat dari pemeriksaan awal penyakit prostat. Kadar PCA3 yang lebih tinggi di urine dapat dijadikan sebagai ajuan adanya kemungkinan penyakit kanker prostat. Tes ini dirasa lebih akurat bila dibandingkan dengan tes darah PSA. Namun sayangnya tidak semua rumah sakit memiliki ketersediaan alat untuk memeriksa penyakit prostat.

4. Biopsi

Biopsi dilakukan dengan mengambil sampel pada salah satu jaringan tubuh di sekitar tempat terjadinya penyakit prostat. Kemudian jaringan tubuh dekat prostat akan diteliti dengan menggunakan mikroskop. Biopsi ini dilakukan untuk menguatkan diagnosis ada tidaknya penyakit komplikasi yang terjadi dari pembengkakan prostat seperti kanker prostat dengan menggunakan jarum yang dimasukkan ke lubang anus. Beberapa sampel biasanya diambil pada bagian-bagian yang berbeda dari prostat.

Posted in Pengobatan Prostat, Penyakit Prostat | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Pemeriksaan Awal Penyakit Prostat

Penyakit prostat dialami oleh kaum pria yang sudah berusia senja karena pembuluh darah balik pada kelenjar prostat mengalami penebalan sehingga menyempit. Prostat juga dapat disebabkan oleh infeksi. Infeksi biasanya dari kuman penyakit kelamin yang menyebar ke prostat. Prostat yang meradang menimbulkan keluhan tidak enak sewaktu berkemih, demam, dan air seni mungkin bercampur nanah keruh, selain kemungkinan bercampur darah.

Untuk memastikan ada tidaknya penyakit prostat yang diakibatkan prostat membesar atau bengkak dengan melakukan pemeriksaan pada dokter terkait. Kemudian dokter akan melakukan pemeriksaan atau diagnosa awal dengan mendengar keluhan kencing pasien akan mencurigai kemungkinan adanya pembesaran prostat. Dengan melakukan pemeriksaan colok dubur, dokter dapat meraba prostat jika benar membesar.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dari sifat kekenyalan prostat yang diraba, dokter akan memperoleh suatu kesimpulan apakah pembesaran prostat atau kanker prostat. Prostat yang membesar biasanya lembek saja. Harus dicurigai kanker jika teraba keras. Untuk memastikannya dilakukan pemeriksaan peneropongan saluran kemih dengan cystouretroscopy. Dari pemeriksaan ini dokter dapat mengetahui selain besarnya prostat, seberapa besar sumbatan pada pipa saluran kemih.

Diagnosa penyakit prostat ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik. slaah satunya yakni pemeriksaan colok dubur. Prostat akan teraba membengkak dan nyeri jika disentuh. Sleain tiu juga dilakukan pemeriksaan terhadap air kemih atau cairan prostat.

Jika diketahui penyakit prostat, terjadi akibat pembengkakan atau pembesaran prostat akan menyebabkan risiko pada perubahan berkemih dan penderita mengalami impotensi.

Posted in Pengobatan Prostat, Penyakit Prostat | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment